HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
EMAIL
ALUMNI
GALLERY
MENU PEMBELAJARAN
CARRIER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.162.139.105
Pengunjung : 398.042






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT DATANG PARA PESERTA OLIMPIADE SAINS TARAKANITA NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI SMA TARAKANITA 1 PULO RAYA, JAKARTA 8 - 10 NOVEMBER 2017             |             PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA             |             PROFICIAT UTK REYNARD ARDIAN SIMANJUNTAK (SMP STELLA DUCE 1,YK) YG MERAIH JUARA 1 TINGKAT NASIONAL DLM LOMBA INDONESIA ROBOTIK OLIMPIADE DI SURABAYA             |             PROFICIAT UTK SMP ST.CAROLUS SBY ATAS PRESTASI WILLIAM SETIADJI YG MERAIH 'JUARA II' & RAYMOND VALENTINO YG MERAIH 'JUARA I DAN BEST EXPERIMENT' DLM INDONESIA SCIENCE AND MATHEMATICS OLYMPIAD CHALLENGE 2016 TINGKAT NASIONAL

Artikel :



PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) APA MANFAATNYA?


Rabu; 11 October 2017 [P. Budi Winarto, SMP PENDOWO NGABLAK] - Artikel Umum

Penelitian Tindakan kelas (PTK) atau Classroom action research merupakan salah satu perspektif baru dalam penelitian yang mencoba menjembatani antara teori dan praktik dalam bidang pendidikan (Dimyati, 2000). Tujuan penelitian ini semata-mata untuk melakukan perbaikan realitas sosial di depan kelas, terlebih tentang struktur perilaku peserta didik. Karena dalam keseharian guru bergumul dengan perencanaan program belajar mengajar, melaksanakan dan memimpin kegiatan belajar mengajar, dan menafsirkan serta memanfaatkan hasil penilaian kemajuan belajar mengajar. Maka sangatlah tepat bila Classroom action research yang konon berawal dari dibentuknya jejaring penelitian tindakan kelas yang berpusat di Cambridge Institut tahun 1976 dijadikan strategi bagi pengembangan profesionalitas guru.

Yang jelas ada beberapa keuntungan yang diperoleh bila guru bersedia melaksanakan penelitian semacam ini: (1) Guru akan senantiasa menyikapi segala permasalahan yang ditemui dalam menjalankan tugasnya secara ilmiah hingga memperoleh solusi sebaik-baiknya; (2) Guru menjadi terobsesi untuk dapat meningkatkan kualitas kinerjanya; (3) Guru tidak mudah terjebak pada penarikan kesimpulan yang gegabah, karena selalu berpegang pada analisis berdasar data yang akurat; (4) Guru akan berusaha membangun kesejawatan dengan bijaksana, artinya dapat menyadari kekurangan sendiri dan kelebihan orang lain dalam arti positif; (5) Guru selalu berpikir ulang (reflektif) terhadap apa yang telah dilakukannya selama ini.

Poin yang terakhir inilah sebanarnya rangkuman dari poin-poin sebalumnya. Kemampuan berefleksi di sini dimaknai mengendapkan arti manusiawi  dengan materi yang diajarkan. Ada ikhtiar menemukan dan meneliti pola, hubungan, fakta, pernyataan, pengertian, kesimpulan, masalah, pemecahan, dan implikasi mata pelajaran tertentu yang dipegang. Dengan begitu guru menjadi tidak enggan untuk melakukan perubahan-perubahan dalam praktik pembelajarannya sesuai kondisi kelasnya. Guru benar-benar akan memahami apa yang terjadi di kelas dan meningkatkannya menuju kearah perbaikan-perbaikan secara professional. Bahkan MC Nifi (1992) menyatakan bahwa dengan melakukan refleksi untuk mendiagnosa keadaan, kemudian mencobakan secara sistematis berbagai tindakan alternatif dalam memecahkan permasalahan pembelajaran di kelas, maka dimungkinkan adanya perbaikan yang diperlukan.

Jadi jangan dibayangkan kalau Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom action research itu bentuk penelitian yang rumit dengan memakai standar validitas-reliabilitas baku dan analisis yang membuat kepala pusing. Sebaliknya PTK terfokus pada permasalahan yang spesifik dan kontekstual sehingga kerepresentatifan sampel pun boleh agak dikesampingkan. Guru hanya dianjurkan untuk lebih berani bereksperimentasi dengan treatment-treatment tertentu yang direncanakan, dan dievaluasi, sehingga nantinya diperoleh umpan balik (feedback) yang sistematis mengenai apa yang selama ini dilakukan dalam proses belajar mengajar. Sekaligus guru dapat membuktikan apakah teori belajar mengajar yang diaplikasikan di suatu kelas tertentu sudah cocok atau belum. Seperti misalnya dalam hal metode pemberian tugas, metode pengajaran, model presensi dan sebagainya.

Kesuksesan dalam melakukan penelitian tidakan kelas atau Classroom action research sudah barang tentu akan meningkatkan derajat kemampuan profesionalitas seorang guru disamping kepuasan intelektual maupun material.

Lalu bagaimana kita, para guru di Yayasan Tarakanita, sudahkah mencoba melakukan Penelitian Tindakan Kelas?  SEMOGA!

(Dari berbagai sumber)

 

Paulus Budi Winarto

Guru SMP Pendowo Ngablak-Magelang.







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :