HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
EMAIL
ALUMNI
GALLERY
MENU PEMBELAJARAN
CARRIER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.196.38.114
Pengunjung : 505.841






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT KPD SD TARAKANITA 5 JKT YG TELAH MERAIH PRESTASI JUARA FAVORITE GREENMECH, JUARA 2 GREENMECH, JUARA 2 ROBOT FOR MISSION DLM KOMPETISI NASIONAL 2018 GREENMECH & RTM(ROBOT FOR MISSION)YG DISELENGGARAKAN OLEH RUMAH EDUKASI DI UNIV.TARUMANEGARA PD 19/5/18             |             Proficiat kpd Wilhelmine Maria Loe dan Anna Maria Agra Nathanniela(SMA Stella Duce 1, Yogyakarta)yg memperoleh nilai tertinggi dan peringkat 3 UNBK SMA 2018 Jurusan Bahasa dan Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta             |             PROFICIAT KPD LIDIA SANTOSO ( SMA STELLA DUCE 1, YOGYAKARTA ) YG MEMPEROLEH NILAI TERTINGGI UNBK SMA 2018 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA             |             SISWA - SISWI SD, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMP, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             UNTUK PUTRA - PUTRI SMA, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMK TARAKANITA JAKARTA & SMK PIUS X MAGELANG, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             PROFICIAT KPD TK TARAKANITA SOLO BARU, MENJADI JUARA I LOMBA KOOR TINGKAT KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2018             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SISWI SMA STELLA DUCE 2 YOGYAKARTA, PESERTA BEASISWA TARAKANITA-HARIMA, JAPAN) SEBAGAI JUARA PERTAMA (GOLD AWARD) SEKALIGUS JUARA FAVORIT (AUDIENCE AWARD) DALAM SPEECH CONTEST BAHASA JEPANG DI HIMEJI CITY, HYOGO, JEPANG             |             SELAMAT KEPADA SD TARAKANITA 3 ATAS PENGHARGAAN SEBAGAI SEKOLAH PEDULI KEBERSIHAN PROVINSI DKI JAKARTA 2017

Artikel :



Penelitian Tindakan Kelas (PTK-Bagian 6)


Rabu; 04 October 2017 [P. Budi Winarto, SMP PENDOWO NGABLAK] - Artikel Umum

Standardisasi dalam Penelitian Tindakan kelas (PTK)

Apakah ada standard untuk menguji kualitas penelitian kualitatif, baik yang abstrak maupun yang konkret? Ternyata yang ada hanyalah dalam ungkapan yang luas saja yang mungkin untuk penelitian kualitatif. Howe dan Eisenhardt (1990) dalam Creswell (1998: 195) mengemukakan lima standard, antara lain:

1)      Penilaian kajian terutama diarahkan kepada apakah pertanyaan penelitian mendorong dilakukannya pengumpulan data dan analisisnya, dan bukan sebaliknya.

2)      Penilaian ditujukan kepada apakah pengumpulan data dan analisisnya secara teknis dilakukan dengan kompeten.

3)      Penilaian mempertanyakan apakah peneliti menyusun asumsi-asumsinya secara eksplisist, termasuk subjektivitas peneliti.

4)      Penilaian juga perlu diarahkan kepada apakah kajian itu cukup tegar, dengan menggunakan eksplanasi yang berdasar kepada teori-teori yang diakui, serta mendiskusikan eksplanasi mengapa teori-teori tertentu ditolak.

5)      Penilaian seharusnya memiliki “nilai”, baik dalam memberikan informasi baru maupun dalam meningkatkan keterampilan meneliti, baik dalam melindungi hal-hal yang konfidensial dan privasi seseorang maupun dalam memegang kebenaran dari semua partisipan penelitian (masalah etika penelitian).

Sedangkan dalam kerangka pemikiran postmodern, Lincoln dan Guba (1985) mengemukakan bahwa masalah kriteria kualitas dijabarkan dalam ukuran-ukuran atau kriteria yang muncul yang mencakup ukuran keadilan dalam merangkum pandangan stakeholders, berbagi pengetahuan, dan mendorong tindakan sosial. Dengan komitmen terhadap hubungan baik dengan responden, terhadap prinsip-prinsip dan terhadap visi penelitian maka standard yang dirujuk meliputi:

1)      Standard dalam penelitian atau komunitas inkuiri yang telah memiliki tradisinya sendiri dalam ketegaran, komunikasi, dan cara untuk mencapai konsensus. Dengan standard inilah pengetahuan penelitian dan penelitian ilmu-ilmu sosial ditolak atau dilegitimasi.

2)      Standar dalam pedoman memposisikan penelitian kualitatif atau interpretatif, terutama mengenai epistemologi pandangan, dalam pengertian bahwa penelitian harus menampilkan kejujuran, kemurnian, atau otentisitas dalam sikap dan posisi peneliti.

3)      Standard bahwa penelitian hendaknya dilakukan dalam komunitas, ditujukan kepada komunitas, dan untuk diabdikan bagi kepentingan masyarakat yang bersangkutan.

4)      Penelitian kualitatif harus memberikan tempat atau perhatian bagi pendapat atau suara para partisipan penelitian, serta tidak disingkirkan atau didiamkan saja, termasuk pendapat alternatif dan suara banyak lainnya.

5)      Standard subjektif-kritis, dalam arti peneliti sadar dan memahami akan kondisi emosi dan psikologi dirinya sebelum, selama, dan sesudah pengalaman meneliti.

6)      Standard resiprositas, yaitu antara peneliti dengan yang diteliti, ini berarti berbagi perhatian, kepercayaan, dan keberadaan.

7)      Standard peneliti yang menghormati hubungan-hubungan dalam kontinum penelitian dan tindakan, yakni dalam kaitan aspek-aspek kolaboratif dan egalitariannya penelitian.

8)      Standard dalam berbagi privelese penelitian kualitatif, dalam arti peneliti berbagi kehormatan atau reward penelitian dengan para partisipan penelitian yang kehidupannya dipotretkan dalam penelitian tersebut.

 

Sumber : Rochiati Wiriaatmadja. 2009.Metode penelitian Tindakan kelas.Bandung: PT Remaja

                  Rosdakarya

 

Paulus Budi Winarto

Guru SMP Pendowo Ngablak-Magelang







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :