HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 18.207.108.191
Pengunjung : 793.003


Newsflash :
MEMPERTIMBANGKAN SITUASI PANDEMI COVID-19, PEMBERLAKUAN PSBB DKI JAKARTA, DAN DEMI KELANCARAN OPERASIONAL SEKOLAH MAKA YAYASAN TARAKANITA MEMUTUSKAN MELAKUKAN PENUNDAAN RELOKASI SD TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 1 KE JL. PULO RAYA IV/17, DAN SMK TARAKANITA KE JL. WOLTER MONGINSIDI 118. RELOKASI AKAN DILAKUKAN 1 JANUARI 2021. UNTUK KBM SEMESTER I 2020-2021 AKAN TETAP DILAKSANAKAN DI LOKASI SEKOLAH SAAT INI.             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA No : 128/BP.keb/YT/IV/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH ( PJJ ) PESERTA DIDIK, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 30 APRIL 2020. MASUK SEKOLAH KEMBALI TANGGAL 4 MEI 2020, DENGAN CATATAN SITUASI DAN KONDISI SUDAH MEMUNGKINKAN.             |             2. KARYAWAN KANTOR PUSAT, KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH TARAKANITA TANGERANG, SURABAYA, JAKARTA MELAKUKAN PEKERJAAN DARI RUMAH ( WORK FROM HOME ) SECARA PENUH TANGGAL 15 - 24 APRIL 2020, DAN MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING DIMULAI PADA TANGGAL 27 APRIL 2020. KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH DI BENGKULU, LAHAT, JAWA TENGAH, DAN YOGYAKARTA MULAI TANGGAL 15 APRIL 2020 MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING ( BERGANTIAN ). TERIMA KASIH             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.             |             SEHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MAKA OPERASIONAL DI KANTOR PUSAT - KANTOR WILAYAH - SEKOLAH TARAKANITA, DITIADAKAN MULAI TANGGAL 20 MARET S/D 29 MARET 2020. SELANJUTNYA PROSES BELAJAR MENGAJAR DILAKUKAN JARAK JAUH DAN LAYANAN OPERASIONAL DENGAN WORK FROM HOME. TERIMA KASIH

Artikel :



MENJADI PEMBELAJAR SUKSES DI TENGAH PERSAINGAN GLOBAL


Sabtu; 17 November 2018 [P. Budi Winarto, SMP PENDOWO NGABLAK] - Artikel Umum

Menjadi pembelajar sukses di era sekarang, bukan sekedar lulus sekolah dengan nilai baik atau mendapatkan secarik kertas ijazah. Tetapi pembelajar sukses adalah orang yang bersedia menjadi murid seumur hidup, senantiasa gelisah dan tak jemu-jemunya mempelajari apa pun yang belum diketahui.

Keterampilan menjadi pembelajar sukses meliputi tiga bidang yakni: (1) Living skill, sebagai keterampilan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan lingkungan; (2) Learning skill sebagai keterampilan yang digunakan seseorang untuk mengembangkan diri melalui proses belajar yang berkelanjutan; (3)Thinking skill sebagai keterampilan yang digunakan seseorang untuk memecahkan masalah sehari-hari dalam hidupnya (Clarentine,2007).

Daniel Goleman, penulis buku “Kecerdasan Emosional”  mengatakan bahwa pada diri manusia terdapat empat kecerdasan yang berfungsi sebagai kapasitas untuk mengembangkan diri. Keempat kapasitas tersebut adalah:

 Pertama, kecerdasan Mental (Intellegence Quotient) yakni kemampuan untuk menganalisis, menggunakan bahasa, memvisualisasikan sesuatu, mengabstraksi dan memahami sesuatu.

 Kedua, kecerdasan Fisik (Physical Quotient) yakni kemampuan tubuh untuk menjalankan system pernafasan, system syaraf, dan sisitem-sistem vital lainnya.

Ketiga, Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient), yaitu pengetahuan mengenai diri sendiri, kesadaran diri, kepekaan social, empati, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Kecerdasan emosi juga berarti kecerdasan untuk memanfaatkan momentum yang tepat, ketepatan dalam menempatkan diri secara social, dan keberanian untuk mengakuai kelemahan sendiri, serta menghormati perbedaan.

 Keempat, Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient), yaitu sesuatu yang kita pakai untuk mengembangkan kemampuan dan kerinduan kita akan makna, visi dan nilai. Kemampuan untuk menyelami kerinduan dan pencarian manusia yang abadi dan sudah ada sejak keberadaan manusia itu sendiri dalam hubungannya dengan yang Maha Suci.

Di tengah persaingan global sekarang ini, seorang pembelajar sukses harus mengorientasikan hidup  penuh daya. Hidup penuh daya adalah hidup yang memiliki visi dalam pikiran, nurani yang bersih dalam jiwa, gairah dalam hati, dan disiplin dalam hidup. Hanya dengan orientasi hidup penuh daya, seorang pembelajar sejati mampu mengaktualisasikan diri dengan baik di tengah persaingan global.

Selanjutnya aktualisasi diri seorang pembelajar , tercermin dalam sejumlah karakter seperti: menerima diri dan orang lain; percaya diri; berpandangan luas, tegar menghadapi masalah; unggul bersaing (sehat, kreatif, inovatif, dan eksploratif), kepekaan terhadap nilai moral, memiliki kehidupan spiritual yang mendalam serta mampu menghayati nilai atau kompetensi diri.

Belajar adalah suatu proses tanpa henti. Kita mulai belajar sejak berada dalam rahim dan terus belajar sampai mati. Belajar merupakan kebutuhan hidup agar manusia bisa survive di tengah persaingan dunia yang semakin hari semakin ketat. Oleh karena itu, kita harus dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang terus berubah. Ketika masih kanak-kanak, kita belajar bahwa hal tertentu yang kita lakukan membuat kita sakit atau membuat kita senang. Selama hidup, kita terus membuat pilihan dan belajar serta berupaya untuk menghindari hal yang satu dan meningkatkan hal lainnya.

Belajar tidak harus selalu di ruang kelas. Kegiatan belajar dapat terus berlangsung di mana pun kita hidup dan bekerja. Dunia kerja juga penuh dengan kesempatan untuk belajar. Oleh karena itu kita harus mau memanfaatkan segala kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri terus menerus. Dengan demikian maka kita akan menjadi seorang pembelajar yang sukses dan siap untuk menghadapi persaingan global.

Paulus Budi Winarto

Guru SMP Pendowo Ngablak-Magelang

 

 

 

 







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :